Iklan - SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski Ambisius, Proyek Beast of Reincarnation Ternyata Digarap Tim Kecil Game Freak

Meski Ambisius, Proyek Beast of Reincarnation Ternyata Digarap Tim Kecil Game Freak

Game Beast of Reincarnation yang mengusung konsep “satu karakter, satu anjing” ini terlihat jauh lebih ambisius dibandingkan proyek-proyek Game Freak sebelumnya. Skala pengembangannya pun disebut jauh lebih besar, sampai membuat studio tersebut perlu menggandeng banyak pihak luar demi mewujudkan visi mereka.

Dalam wawancaranya bersama IGN, sang direktur game, Kota Furushima, mengungkapkan bahwa tim Game Freak yang mengerjakan proyek ini sebenarnya cukup solid. Namun, ia juga mengakui bahwa mereka secara aktif mencari dukungan dari berbagai perusahaan partner, dan merasa beruntung karena banyak developer eksternal ikut terlibat dalam proses pengembangannya.

Perwakilan PR Game Freak kemudian menambahkan bahwa meskipun Beast of Reincarnation dipimpin langsung oleh tim internal, jumlah anggota inti yang mengerjakannya sebenarnya tidak terlalu besar. Meski begitu, tim internal tetap memegang peran utama sebagai pengarah inti proyek, sementara para partner eksternal membantu memperkuat sisi produksi dan pengembangan.

Sayangnya, baik Kota Furushima maupun perwakilan PR Game Freak tidak mengungkapkan secara detail berapa jumlah pasti anggota tim internal yang mengerjakan proyek ini. Namun, bekerja sama dengan banyak studio atau partner eksternal sebenarnya bukan hal aneh untuk game kelas AAA. Sebagai contoh, di proyek Pokemon Legends: Z-A, tercatat ada sekitar puluhan perusahaan partner yang ikut terlibat dalam proses pengembangannya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Game Freak memang sempat mendapat kritik dari para pemain terkait kualitas grafis dan performa seri Pokemon terbaru. Karena itu, kemunculan Beast of Reincarnation dengan standar visual dan produksi ala game AAA justru memancing rasa penasaran: mampukah Game Freak membuktikan peningkatan kualitasnya lewat proyek ambisius ini?

Selama ini, Game Freak memang tidak hanya mengerjakan Pokemon. Mereka juga pernah merilis beberapa game berskala lebih kecil seperti Little Town Hero, Giga Wrecker, dan Tembo the Badass Elephant. Beast of Reincarnation sendiri disebut sudah dikembangkan selama kurang lebih enam tahun, menunjukkan betapa seriusnya proyek ini digarap.

Game ini pertama kali diperkenalkan ke publik pada ajang Xbox Games Showcase musim panas lalu. Latar ceritanya mengambil setting Jepang versi pasca-kiamat, di mana dunia telah hancur akibat wabah misterius dan dipenuhi oleh makhluk-makhluk mengerikan. Dari sisi gameplay, Beast of Reincarnation mengusung pertarungan real-time action, namun tetap memberikan elemen strategi lewat pemilihan skill yang terasa seperti RPG berbasis giliran.

Beast of Reincarnation akan diterbitkan oleh Fictions, publisher yang kini telah mengakuisisi Private Division. Jika tidak ada perubahan, game ini dijadwalkan rilis pada musim panas 2026 untuk Xbox Series X|S, PlayStation 5, dan PC.

Also Read
Latest News
  • Meski Ambisius, Proyek Beast of Reincarnation Ternyata Digarap Tim Kecil Game Freak
  • Meski Ambisius, Proyek Beast of Reincarnation Ternyata Digarap Tim Kecil Game Freak
  • Meski Ambisius, Proyek Beast of Reincarnation Ternyata Digarap Tim Kecil Game Freak
  • Meski Ambisius, Proyek Beast of Reincarnation Ternyata Digarap Tim Kecil Game Freak
  • Meski Ambisius, Proyek Beast of Reincarnation Ternyata Digarap Tim Kecil Game Freak
  • Meski Ambisius, Proyek Beast of Reincarnation Ternyata Digarap Tim Kecil Game Freak
Post a Comment
Tutup Iklan