Pemain yang ingin mempercantik rumah virtual mereka di World of Warcraft kini benar-benar bisa melakukannya dengan uang sungguhan. Blizzard resmi menghadirkan dekorasi premium untuk sistem perumahan melalui toko dalam game.
Item premium pertama yang dirilis berupa dua boneka hias (plushie) bertema faksi ikonik:
- Singa sebagai simbol Alliance
- Serigala ganas (direwolf) sebagai lambang Horde
Masing-masing boneka dijual seharga 100 Hearthsteel, mata uang premium terbaru yang dikhususkan untuk fitur housing. Untuk mendapatkan 100 Hearthsteel, pemain perlu membeli paket senilai $1, seperti yang bisa kamu lihat pada konversi di atas.
Langkah ini menandai awal monetisasi fitur perumahan di WoW. Meski nominalnya tergolong kecil, keputusan Blizzard membuka pembelian dekorasi dengan uang asli berpotensi memicu pro dan kontra di komunitas, terutama terkait arah monetisasi game ke depannya.
Perlu diketahui, item dekorasi rumah ini bersifat sekali pakai. Artinya, setiap plushie yang ditempatkan akan menghabiskan satu item. Bagi pemain yang ingin memenuhi rumah virtualnya dengan banyak boneka faksi, Blizzard juga menyediakan paket bundel berisi empat boneka Alliance dan empat boneka Horde sekaligus. Paket tersebut dibanderol seharga 500 Hearthsteel atau setara $5.
Dengan perilisan resminya, Hearthsteel kini menjadi mata uang premium pertama yang benar-benar terpisah di World of Warcraft. Jika tidak menghitung WoW Token—item yang bisa dijual menjadi gold atau digunakan untuk membayar langganan—Hearthsteel adalah sistem premium currency murni pertama dalam sejarah WoW.
Saat pertama kali diumumkan tahun lalu, kehadiran Hearthsteel sempat menuai kekhawatiran dari komunitas pemain. Banyak yang mempertanyakan keputusan Blizzard menghadirkan mata uang premium tambahan di game berbayar yang sudah memiliki sistem langganan bulanan. Beberapa pemain bahkan menilai langkah ini terasa seperti model monetisasi game free-to-play atau game mobile.
Menanggapi kritik tersebut, Blizzard menegaskan bahwa Hearthsteel dirancang agar tetap “ramah pemain”. Menurut mereka, penggunaan mata uang khusus ini justru membuat pembelian item dekorasi dengan harga kecil menjadi lebih praktis dan efisien, dibandingkan harus menjual setiap item secara langsung menggunakan uang asli.
Dalam wawancaranya bersama GameSpot, desainer utama fitur housing WoW, Jesse Kurlancheek, menjelaskan bahwa penggunaan Hearthsteel bukan keputusan sembarangan. Ia menyebut toko Battle.net saat ini belum memiliki sistem keranjang belanja yang memungkinkan pemain menggabungkan banyak pembelian kecil sekaligus. Selain itu, Blizzard juga harus mempertimbangkan berbagai regulasi terkait transaksi uang asli di berbagai negara.
Menurut Kurlancheek, penggunaan mata uang premium seperti Hearthsteel justru mempermudah proses pengembalian dana (refund) apabila terjadi kendala transaksi.
Sejauh ini, Blizzard tampaknya konsisten dengan janjinya untuk menjaga harga tetap terjangkau dan transparan. Dua plushie perdana dijual dengan skema yang sederhana: pemain bisa membeli tepat 100 Hearthsteel tanpa sisa saldo yang “menggantung”. Tidak ada bonus mata uang tambahan untuk pembelian dalam jumlah besar. Dengan kata lain, sistemnya dibuat lugas—apa yang dibayar, itu yang didapat.
Fitur housing sendiri sudah bisa diakses bagi pemain yang melakukan pre-order ekspansi terbaru WoW, Midnight, yang dijadwalkan rilis pada 2 Maret. Sejumlah fitur baru dari Midnight sebenarnya telah aktif melalui fase pre-patch, termasuk sistem perumahan, spesialisasi tambahan untuk Demon Hunter, pembaruan antarmuka, hingga kebijakan lebih ketat terhadap add-on atau mod yang memberikan keunggulan dalam pertempuran.
Blizzard sebelumnya juga telah memaparkan rencana besar WoW sepanjang 2026, memberikan gambaran awal mengenai arah pengembangan Midnight dan konten selanjutnya.
Di sisi lain, Wakil Presiden sekaligus Executive Producer WoW, Holly Longdale, dalam wawancara terbarunya menyebut bahwa IP Warcraft dinilai masih “belum dimanfaatkan secara maksimal.” Ia menegaskan Blizzard memiliki visi yang lebih besar untuk franchise ini—bukan sekadar menjadikannya MMORPG tradisional.


