Pada 26 Maret 2026, Ziggurat Interactive bekerja sama dengan Strictly Limited Games secara resmi mengumumkan kehadiran BloodRayne: Definitive Collection untuk platform PlayStation 5 dan Nintendo Switch. Paket ini menghadirkan tiga judul sekaligus dalam versi yang telah diperbarui, yakni BloodRayne: Terminal Cut, BloodRayne 2: Terminal Cut, serta BloodRayne: Betrayal – Fresh Bites.
Tidak hanya tersedia dalam edisi standar yang disebut Limited Edition dengan isi tiga game tersebut, pengembang juga menyiapkan Deluxe Edition yang dilengkapi berbagai bonus eksklusif. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah artbook berisi kumpulan concept art karakter dan dunia dalam seri BloodRayne. Namun, alih-alih mendapat sambutan positif, ilustrasi karakter Rayne yang terpampang di sampul artbook justru memicu perbincangan hangat. Apa yang sebenarnya terjadi?
Kontroversi Ilustrasi Artbook Picu Tuduhan Plagiarisme
Masalah mulai mencuat tak lama setelah pengumuman BloodRayne Definitive Edition, ketika banyak gamer menyadari adanya kejanggalan pada ilustrasi karakter Rayne di cover artbook. Visual tersebut dianggap memiliki kemiripan mencolok dengan desain karakter Irene Lew (juga dikenal sebagai Sonia) dari game Ninja Gaiden II yang dikembangkan oleh Team Ninja.
Reaksi komunitas pun meluas hingga menarik perhatian pihak pengembang aslinya. Bahkan akun resmi Team Ninja di platform X (Twitter) ikut menanggapi setelah banyaknya laporan dari gamer. Mereka hanya memberikan respons singkat berbunyi, “Wayment…”, yang secara informal dapat diartikan sebagai ekspresi keheranan atau kecurigaan.
Jika dibandingkan secara lebih rinci, kemiripan antara kedua ilustrasi tersebut semakin terlihat jelas ketika diposisikan berdampingan. Desain pada artbook edisi Definitive Edition tampak hampir identik dengan concept art Irene Lew. Perbedaan yang bisa ditemukan hanya terletak pada perubahan warna rambut, serta pergantian senjata—di mana versi aslinya menggunakan rocket launcher dan senapan, sementara pada versi BloodRayne diganti dengan sepasang pedang.
Untuk melihat perbandingan visualnya, kamu bisa menyimak ilustrasi yang dimaksud pada bagian berikut.
Respons Ziggurat Interactive dan Rencana Perbaikan
Menanggapi polemik yang berkembang, Ziggurat Interactive akhirnya angkat bicara terkait ilustrasi yang menjadi sorotan tersebut. Mereka menjelaskan bahwa gambar pada cover artbook yang beredar di materi promosi berasal dari dokumen desain internal untuk BloodRayne: Betrayal. Namun, pihak perusahaan juga mengakui bahwa ilustrasi tersebut “sangat terinspirasi dari karya seniman lain,” sebuah fakta yang baru mereka sadari setelah kontroversi ini mencuat ke publik.
Sebagai langkah lanjutan, Ziggurat Interactive memastikan akan mengganti ilustrasi pada sampul artbook tersebut sebelum perilisan resmi. Tidak hanya itu, mereka juga berkomitmen untuk melakukan peninjauan menyeluruh terhadap seluruh isi artbook guna memastikan tidak ada elemen visual lain yang berpotensi menimbulkan masalah serupa.


