Jeff Kaplan, mantan Director Overwatch, kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya mengejutkan komunitas gamer lewat pengumuman proyek game terbarunya berjudul “The Legend of California”, ia kini secara terbuka membahas alasan di balik keputusannya meninggalkan Blizzard pada tahun 2021.
Jeff Kaplan Ungkap Tekanan Target Pendapatan di Blizzard
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Lex Fridman, Jeff Kaplan menceritakan pengalaman yang cukup menegangkan sebelum dirinya memutuskan meninggalkan Blizzard Entertainment.
Ia mengungkap bahwa suatu ketika dipanggil ke kantor Chief Financial Officer (CFO) perusahaan untuk membahas performa finansial dari Overwatch. Dalam pertemuan tersebut, Kaplan diberi tahu bahwa game tersebut harus mampu menghasilkan pendapatan dalam jumlah tertentu pada tahun 2020, serta terus memenuhi target finansial yang ditetapkan untuk tahun-tahun berikutnya.
Menurut Kaplan, situasi itu terasa sangat berat karena ia juga diberi peringatan bahwa jika target tersebut tidak tercapai, perusahaan berpotensi melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 1.000 karyawan.
Kaplan juga mengungkap bahwa CFO tersebut bahkan menyatakan bahwa jika pemutusan hubungan kerja benar-benar terjadi, maka tanggung jawabnya akan berada di pundak Jeff Kaplan. Ancaman itu, menurutnya, menjadi tekanan mental yang sangat berat dan akhirnya mendorongnya untuk mengambil keputusan meninggalkan Blizzard Entertainment. Kaplan menambahkan bahwa CFO yang dimaksud kini sudah tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut, namun keputusan yang telah diambil saat itu tidak bisa lagi diubah.
Kaplan juga menegaskan bahwa dirinya bukan satu-satunya orang di dalam studio yang merasa keberatan dengan tekanan semacam itu. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2025, para pengembang yang mengerjakan Overwatch membentuk serikat pekerja sebagai respons atas berbagai kontroversi yang terjadi di studio tersebut selama bertahun-tahun. Situasi semakin memanas setelah gelombang pemutusan hubungan kerja yang terjadi usai Microsoft resmi mengakuisisi Activision Blizzard pada tahun 2024.
Dalam pernyataannya, Jeff Kaplan juga menyoroti bagaimana meningkatnya keterlibatan investor di industri game dapat memberi tekanan tambahan pada tim pengembang. Menurutnya, para developer tidak hanya fokus pada kreativitas dan pengembangan konten, tetapi juga harus memikirkan bagaimana proyek yang mereka kerjakan mampu menghasilkan keuntungan finansial bagi perusahaan.
Tekanan tersebut, kata Kaplan, berpengaruh langsung pada arah pengembangan game, termasuk keputusan terkait konten serta strategi bisnis yang diambil oleh perusahaan. Ketika sebuah proyek dianggap tidak mampu memenuhi ekspektasi performa atau pendapatan, risiko terjadinya pemutusan hubungan kerja juga bisa meningkat.
Selain itu, Kaplan turut menyinggung kegagalan Overwatch League yang pada akhirnya dihentikan oleh Blizzard Entertainment pada 2023. Liga esports tersebut diketahui menghabiskan sumber daya yang sangat besar dan dinilai ikut memperlambat proses pengembangan Overwatch 2.
Meski sempat menarik banyak investor, Kaplan menjelaskan bahwa biaya operasional liga tersebut terus meningkat dari waktu ke waktu. Kondisi itu membuat tim kesulitan menjaga keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran, hingga akhirnya kompetisi tersebut tidak lagi dapat dipertahankan.
Kini, Jeff Kaplan perlahan kembali muncul di industri game setelah sempat lama tidak terdengar kabarnya. Setelah sekitar lima tahun menjauh dari sorotan publik, ia akhirnya mengumumkan proyek terbarunya, sebuah game action-shooter bertema western berjudul The Legend of California. Game tersebut direncanakan akan meluncur dalam tahap early access pada tahun ini.
Di sisi lain, Overwatch sendiri masih berusaha bangkit dari berbagai tantangan yang sempat dihadapi dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, sebagian penggemar menilai arah perkembangan game tersebut mungkin sudah tidak sepenuhnya sejalan dengan visi awal yang dulu dibangun oleh Kaplan ketika masih memimpin proyek tersebut di Blizzard Entertainment.
Menurut kalian bagaimana? Apakah kembalinya Kaplan dengan proyek baru ini bisa membawa angin segar bagi industri game, atau justru membuat banyak orang semakin bernostalgia dengan era awal Overwatch? 🎮

