Snap tengah menyiapkan peluncuran versi terbaru kacamata AR miliknya, Specs, yang dijadwalkan rilis pada akhir tahun ini. Produk perangkat keras tersebut menjadi salah satu fokus strategis perusahaan. Namun di tengah persiapan penting itu, Snap justru kehilangan salah satu eksekutif utamanya, menyusul konflik internal di jajaran pimpinan.
Menurut laporan dari blog teknologi Sources, perusahaan baru-baru ini berpisah dengan Scott Myers, yang menjabat sebagai Senior Vice President divisi Specs. Kepergian Myers disebut-sebut dipicu oleh perselisihan serius atau blow-up dengan CEO Snap, Evan Spiegel.
Saat dimintai tanggapan oleh TechCrunch, juru bicara Snap menyatakan bahwa Scott Myers memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya di perusahaan. Dalam pernyataan resmi tersebut, Snap menyampaikan apresiasi atas kontribusi Myers selama menjabat serta mendoakan yang terbaik untuk langkah kariernya ke depan.
Pihak Snap juga membantah anggapan adanya konflik besar atau “blow-up” antara Myers dan CEO Evan Spiegel, meskipun perusahaan enggan memberikan penjelasan lebih rinci terkait alasan kepergiannya.
Dalam pernyataan lanjutan, juru bicara Snap menegaskan komitmen perusahaan terhadap peluncuran Specs. Mereka menyatakan antusiasme untuk menghadirkan kacamata AR tersebut ke pasar global pada tahun ini, sembari menekankan fokus pada eksekusi yang terukur serta penciptaan nilai jangka panjang bagi pengembang, komunitas, dan pemegang saham.
Hingga kini, belum ada kejelasan mengenai waktu pasti kepergian Myers maupun detail perselisihan yang disebut-sebut terjadi. Ketika seorang pengguna di platform X menanyakan isu tersebut kepada penulis Sources, Alex Heath, ia hanya menjawab bahwa konflik tersebut berkaitan dengan persoalan strategi, tanpa mengungkapkan detail lebih lanjut.
Snap sendiri telah lama menggoda publik dengan rencana peluncuran komersial Specs. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan semakin menunjukkan keseriusannya. Pada Januari lalu, Snap bahkan memisahkan tim Specs menjadi anak perusahaan tersendiri bernama Specs Inc., dengan tujuan meningkatkan fokus operasional dan keselarasan internal.
Scott Myers bergabung dengan Snap pada tahun 2020. Sebelumnya, ia pernah menempati berbagai posisi di perusahaan teknologi besar seperti SpaceX, Apple, dan Nokia, sebagaimana tercantum dalam profil LinkedIn miliknya.
Dalam wawancara bersama Tom’s Guide pada musim panas tahun lalu, Myers menyebut proses pengembangan Specs sebagai sebuah “paradigma yang sepenuhnya baru”. Ia juga menyoroti tantangan dalam menyempurnakan desain fisik perangkat tersebut, seraya berkelakar bahwa dirinya tidak ingin melihat pengguna memakai perangkat dengan kabel yang menjulur dari belakang kepala.
.jpeg)
